Saturday, July 31, 2010

Happy 2nd years Anniversary Aziz

Happy 2nd years Anniversary Aziz!!!! I hope our relationship even more lasting, no more problems between us, never fight anymore, trust each other and understand each other ;-)



And to celebrating our anniversary, I made a scrapbook hehe. Let's see!


1st page



2nd page



3rd page



4th page



5th page



6th page



7th page



8th page

Yeah that's a scrapbook made by me and helped by saskia bella alya gece farah kodel fitri mutiara! Thank you so much guys

I hope you like this scrapbook ziz, walau ancur tetep penuh perjuangan loh bikinnya hehe.

Once again Happy Anniversary Aziz!
Thank you for the past two years ;-)
I do love you, mwaaah
XOXO


Wednesday, July 14, 2010

The best friend contract

1. I promise to listen to my best friend.
(Even it's about weird stuff)

2. I promise to keep in touch with my best friend constantly.

3. I promise to be there when my best friend needs me.

4. I promise to be honest at all times with my best friend.

5. I promise never to keep anything from my best friend.
(Unless it's a surprise party for her/him)

6. I promise to help my best friend grow into a better person.

7. I promise to set aside school work and myself when my best friend has problems and needs to talk.

8. I promise to always let my best friend be the first to know everything and anything.

9. I promise to laugh WITH, not AT, my best friend.
(Unless she/he does something really stupid and funny)

10. I promise never to do anything to screw up our friendship.


xoxo


Thursday, July 8, 2010

Mother ♥

Mamaku hanya punya 1 mata, aku membencinya.. dia memalukan bagi aku. Dia memasak di SMP tempat aku sekolah untuk biaya hidup kami.
Hari itu dia datang ke kelas dan menyapaku. Aku sangat malu, lalu mengacuhkannya dan berlari pergi.

Keesokan harinya, teman-teman mengejekku, ingin rasanya aku menghilang. Saat pulang, aku berteriak kepadanya "Kalau kau hanya ingin membuatku jadi bahan tertawaan, kenapa kau tidak mati saja?!" Aku benar-benar marah saat itu.

Aku bertekad keluar dari rumah itu dan tidak berhubungan dengan dia sama sekali. Jadi, aku beajar dengan semangat dan akhirnya mendapat beasiswa belajar di singapura. Aku menikah, punya anak dan bahagia dengan kehidupanku.

Sampai suatu hari, mama datang ke singapura untuk menjenguk. Saat di depan pintu, anak-anakku melihat dan ketakutan, saat itu juga aku berteriak "Beraninya kau datang ke rumahku, pergi dari sini, kau hanya menakuti anak-anak!!" Dia terkejut dan menjawab "Maafkan saya, mungkin saya salah alamat"

Setahun kemudian, datanglah undangan reuni SMP. Aku hadir. Setelah itu, aku sempat melihat 1 rumah dimana aku tinggal saat itu. Hanya ingin tahu dan kata seorang tetangga mama sudah meninggal, aku tidak meneteskan air mata. Tetanggaku memberikan surat yang mama ingin aku membacanya.

"Anakku tercinta, aku selalu memikirkanmu setiap saat. Maafkan aku saat datang ke singapura dan menakuti anak-anakmu dan juga maafkan aku yang membuatmu malu dihadapan teman-temanmu dulu... Semoga kamu mengerti... Waktu kecil kamu mengalami kecelakaan dan kehilangan 1 mata, sebagai mama, aku tidak sanggup melihatmu tumbuh dengan 1 mata, jadi aku memberikan milikku... Aku bahagia karena anakku akan memperlihatkan seluruh dunia untukku dengan mata itu...
-With , Mama-"


From the book LOVE-IN-SILENCE


*click the picture to zoom*